Mesuji – Kapolres Mesuji bersama Ketua Bhayangkari Cabang Mesuji, mendampingi Bupati Mesuji dalam acara sunat massal dan melaksanakan donor darah yang diselenggarakan di Rumah Sakit Umur Ragab Begawe Caram Brabasan. Kamis (20/11/25)Kegiatan tersebut merupakan bagian dari rangkaian acara dalam rangka merayakan HUT Kabupaten Mesuji yang Ke-17 Tahun, yang bertujuan untuk kemanusiaan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mesuji. Bupati Mesuji Elfianah S.E menyampaikan apresiasi kepada Polres Mesuji dan Bhayangkari atas dukungan dan partisipasi aktif dalam kegiatan sosial tersebut. "Kehadiran Bapak Kapolres dan Ibu Ketua Bhayangkari cabang Mesuji memberikan semangat tersendiri bagi kami. Sinergi antara pemerintah daerah dan kepolisian sangat penting untuk mewujudkan masyarakat Mesuji yang sehat dan sejahtera," ujarnya. Kapolres Mesuji, AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menyatakan bahwa kegiatan tersebut adalah wujud kepedulian Polri terhadap masyarakat. "Kami dari Polres Mesuji berkomitmen untuk selalu hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga dalam kegiatan sosial yang bermanfaat," ucapnya. Selain mendampingi Bupati Mesuji, Kapolres dan Ketua Bhayangkari cabang Mesuji juga turut berpartisipasi dalam kegiatan donor darah. Aksi tersebut diharapkan dapat memotivasi masyarakat untuk ikut serta menyumbangkan darahnya, mengingat kebutuhan darah yang terus meningkat dan untuk kepentingan kemanusiaan. Terang AKBP Firdaus Lebih lanjut ungkap Kapolres, acara sunat massal diikuti oleh sebanyak 17 anak dari berbagai desa di Kabupaten Mesuji. Mereka mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis dari tim medis yang bertugas. Sementara itu, kegiatan donor darah berhasil mengumpulkan 12 kantong darah yang akan disalurkan kepada yang membutuhkan. "Kegiatan berjalan lancar dan sukses berkat kerjasama yang baik antara Pemerintah Kabupaten Mesuji, Polres Mesuji, Bhayangkari Cabang Mesuji, serta dukungan dari berbagai pihak terkait. Diharapkan, kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan untuk memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat Mesuji." Pungkasnya.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.