Mesuji – Jajaran Polres Mesuji kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat dengan menggelar kegiatan Jumat Curhat dan Bhakti kepolisian di Balai Desa Mulya Agung, Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji. Jumat (28/11/25)Kegiatan tersebut dilaksanakan sebagai wujud nyata kehadiran Polri di tengah-tengah masyarakat, sekaligus menjalin silaturahmi dan mendengarkan langsung keluhan serta aspirasi warga. Dalam kegiatan yang berlangsung, Polres Mesuji sekaligus membagikan 20 paket sembako berisi Beras 5 Kg, Minyak Goreng 1 Liter, Tepung 1 Kg dan Gula 1 Kg, kepada masyarakat kurang mampu. Bantuan yang diberikan diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat. Selain pembagian sembako, kegiatan Jumat Curhat juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi, mulai dari masalah keamanan, ketertiban, hingga masalah sosial lainnya. Jajaran Polres Mesuji yang hadir dalam kegiatan tersebut dengan seksama mendengarkan setiap keluhan dan memberikan solusi serta penjelasan yang dibutuhkan. Kapolres Mesuji, AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Curhat dan Bhakti Kepolisian tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Polres Mesuji sebagai bentuk pelayanan kepada masyarakat. Dirinya berharap, kegiatan yang dilaksanakan dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat, serta menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah Kabupaten Mesuji. "Kami berharap, dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat merasakan kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing," ujar Kapolres Mesuji Kegiatan Jumat Curhat dan Bhakti Kepolisian mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Mulya Agung. Kepala Desa Mulya Agung, Bapak Soni Imawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polres Mesuji atas perhatian dan kepedulian yang telah diberikan kepada masyarakatnya. Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan. Pungkasnya.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.