Mesuji - Jajaran Polres Mesuji kembali menunjukkan komitmennya dalam mendekatkan diri dengan masyarakat melalui kegiatan Jumat Curhat yang dilaksanakan di Desa Sri Tanjung, Kecamatan Tanjung Raya. Kegiatan ini dirangkaikan dengan pembagian 30 paket sembako kepada warga yang membutuhkan, sebagai bentuk kepedulian dan dukungan dari kepolisian kepada masyarakat.Kegiatan tersebut di hadiri oleh Waka Polres Mesuji, Kompol Trisno Sigit S.H, M.H mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H beserta jajaran pejabat utama Polres Mesuji dan Anggota. Kehadiran para pejabat kepolisian ini disambut antusias oleh warga Desa Sri Tanjung yang telah berkumpul di Balai Desa Sri Tanjung. Dalam kegiatan Jumat Curhat, warga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai permasalahan yang dihadapi, mulai dari masalah keamanan, ketertiban, hingga masalah sosial lainnya. Waka Polres Mesuji dan jajaran dengan seksama mendengarkan setiap keluhan dan masukan yang disampaikan oleh warga. "Kami sangat mengapresiasi kehadiran Bapak Waka Polres beserta jajaran yang telah bersedia mendengarkan keluhan kami. Semoga dengan adanya kegiatan ini, permasalahan yang kami hadapi dapat segera diatasi," ujar warga Sri Tanjung Selain mendengarkan keluhan warga, Polres Mesuji juga memberikan solusi dan penjelasan terkait permasalahan yang disampaikan. Beberapa permasalahan yang menjadi perhatian utama adalah masalah pencurian, peredaran narkoba, dan kenakalan remaja. Setelah sesi curhat, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian sembako sebanyak 30 paket sembako berisi Beras 5 Kg, minyak goreng 1 Liter, gula 1 Kg dan Tepung 1 Kg dibagikan kepada 30 warga yg kurang mampu. "Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada masyarakat, khususnya bagi warga kurang mampu. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban hidup sehari-hari," kata Waka Polres Mesuji Kompol Trisno Sigit S.H, M.H Jumat (14/11/25) "Kegiatan Jumat Curhat dan pembagian sembako ini merupakan agenda rutin yang dilaksanakan oleh Polres Mesuji sebagai upaya untuk mempererat tali silaturahmi antara kepolisian dan masyarakat. Diharapkan, dengan adanya kegiatan ini, kepercayaan masyarakat terhadap Polri semakin meningkat dan tercipta situasi kamtibmas yang kondusif di wilayah hukum Polres Mesuji." Pungkasnya

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.