Press Release Nomor: 742/ X / HUM.6.1.1./ 2025/ BidhumasSabtu, 18 Oktober 2025*Polda Lampung Salurkan 2.761 Ton Beras SPHP Lewat Gerakan Pangan Murah, Jaga Stabilitas Harga dan Daya Beli Masyarakat*LAMPUNG – Polda Lampung terus menunjukkan komitmennya dalam menjaga stabilitas harga pangan dan daya beli masyarakat melalui Gerakan Pangan Murah (GPM). Hingga pertengahan Oktober 2025, total beras jenis SPHP yang telah disalurkan melalui program ini mencapai lebih dari 2.761 ton, tersebar di seluruh wilayah jajaran Polres di Provinsi Lampung.Program yang digelar secara serentak di berbagai kabupaten dan kota ini menjadi langkah nyata kepolisian dalam membantu masyarakat menghadapi fluktuasi harga beras di pasaran. GPM juga menjadi bentuk sinergi antara Polda Lampung, pemerintah daerah, dan Bulog untuk memastikan ketersediaan beras dengan harga terjangkau.Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun menjelaskan, beras yang disalurkan dalam kegiatan ini merupakan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan). “Program ini kami laksanakan untuk memastikan masyarakat Lampung bisa mendapatkan beras berkualitas dengan harga terjangkau," ujarnya, Sabtu (18/10/2025).Yuyun menambahkan, pelaksanaan GPM di jajaran Polres mendapat sambutan positif dari warga. “Pada Jumat, 17 Oktober 2025, jumlah beras SPHP yang disalurkan mencapai hampir 47 ton, sedangkan pada Sabtu, 18 Oktober 2025, diperkirakan bertambah sekitar 23 ton lebih. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, menunjukkan program ini benar-benar dibutuhkan,” katanya.Ia menjelaskan, sejauh ini Polres Lampung Timur menjadi satuan dengan penyaluran tertinggi, disusul oleh Polres Lampung Selatan dan Polres Lampung Tengah. “Semua satuan bergerak dengan semangat yang sama untuk membantu masyarakat. Kami ingin memastikan setiap daerah di Lampung dapat merasakan manfaat dari gerakan ini,” tutur Yuyun.Menurutnya, GPM tidak hanya berperan dalam menekan harga pangan, tetapi juga menjaga stabilitas sosial di tengah masyarakat. “Ketersediaan beras dengan harga stabil berpengaruh besar terhadap situasi kamtibmas. Ketika kebutuhan pokok aman, masyarakat pun merasa tenang,” ujarnya.Lebih lanjut, Yuyun menyebutkan bahwa kegiatan ini akan terus digelar secara berkelanjutan dengan menggandeng pemerintah daerah dan Bulog. “Kami berharap, sinergi ini bisa terus berlanjut agar masyarakat Lampung tidak terbebani lonjakan harga beras, dan ketahanan pangan tetap terjaga,” pungkasnya.Dengan total distribusi mencapai 70 persen dari target keseluruhan, Gerakan Pangan Murah Polda Lampung menjadi bukti nyata kepedulian dan tanggung jawab sosial Polri dalam mendukung ketahanan pangan serta kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Provinsi Lampung.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.