Press Release Nomor: 726/ X / HUM.6.1.1./ 2025/ BidhumasMinggu, 5 Oktober 2025*Penonton MotoGP Mandalika Tembus 140 Ribu, Polisi Sukses Urai Kemacetan*Lombok Tengah - Keberhasilan kepolisian dalam mengelola arus lalu lintas dan menjaga keamanan saat itu ajang MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika terpampang nyata. Selama tiga hari ajang internasional itu digelar, jalanan menuju kawasan Mandalika ramai lancar tanpa kemacetan yang berarti.Padahal, perhelatan MotoGP Pertamina Grand Prix of Indonesia 2025 di Sirkuit Mandalika sukses mencetak sejarah baru dengan kehadiran 140.324 penonton. Angka ini menunjukkan peningkatan luar biasa sebesar 36,3 persen dalam tiga tahun terakhir. Kenaikan paling tajam terjadi pada tahun 2025, bertambah 19.072 orang atau sekitar 15,7 persen dibandingkan tahun 2024. Lonjakan ini bahkan terasa hingga ke area Paddock dan VIP Village, yang mengalami peningkatan 36 persen pengunjung dalam satu tahun.Kabidhumas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid S.I.K, mengungkap bahwa meskipun terjadi lonjakan penonton hingga puluhan ribu orang, kondisi di jalanan tetap terkendali. Keberhasilan ini tidak lepas dari strategi pengaturan lalu lintas yang tepat dan kerja keras aparat kepolisian."Meskipun jumlah penonton tembus 140 ribu dan kendaraan berjubel masuk ke kawasan Mandalika, Polisi berhasil mengurai arus kendaraan sehingga jalanan tetap ramai lancar tanpa kemacetan yang berarti," jelas Kombes Pol. Kholid, Minggu (4/10/25)Pihak kepolisian menerapkan rekayasa dan pengaturan lalu lintas yang ketat di berbagai titik krusial. Mobilisasi penonton, mulai dari pintu masuk hingga area parkir, dapat berjalan mulus.Tindakan kepolisian yang proaktif dan terkoordinasi menjadi kunci utama dalam memastikan kelancaran akses menuju sirkuit, sehingga ribuan kendaraan dapat terdistribusi secara efektif dan tidak menumpuk di satu titik. Selain mengurai kemacetan, fokus utama kepolisian juga diarahkan pada pemeliharaan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) selama perhelatan berlangsung.Kabidhumas Polda NTB menambahkan, kondisi secara keseluruhan tetap aman dan kondusif berkat pemantauan situasi yang ketat dan akurat. Aparat kepolisian bekerja siang dan malam untuk mengantisipasi segala potensi gangguan Kamtibmas, baik di dalam maupun di luar area sirkuit.“Keberhasilan Polda NTB dalam mengelola lonjakan penonton yang memecahkan rekor sambil mempertahankan arus lalu lintas yang lancar dan Kamtibmas yang kondusif membuktikan profesionalisme aparat keamanan dalam mendukung suksesnya event kelas dunia di Pertamina Mandalika International Circuit,” ungkapnya.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.