*Polsubsektor Mesuji Pusat Gencar Sambang dan Binluh, Tingkatkan Ketahanan Pangan di Tingkat Desa* Mesuji – Anggota Bhabinkamtibmas Polsubsektor Mesuji Pusat AIPDA Aang Suandi dan Bhabinkamtibmas LO Brigpol Lucky terus meningkatkan kegiatan sambang (kunjungan) dan pembinaan serta penyuluhan (Binluh) di wilayah hukumnya di Desa Sungai Badak Kecamatan Mesuji Kabupaten Mesuji. Kali ini, fokus utama adalah mendukung program ketahanan pangan yang tengah digalakkan pemerintah. Kegiatan ini menyasar berbagai elemen masyarakat, mulai dari kelompok tani, tokoh masyarakat, hingga perangkat desa. Kamis (16/10/25)Kapolsubsektor Mesuji Pusat IPTU Saparudin S.H mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H menyampaikan pentingnya menjaga stabilitas pasokan pangan di tengah situasi global yang tidak menentu. Anggota juga memberikan informasi mengenai berbagai program pemerintah yang dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan produktivitas pertanian dan peternakan. "Ketahanan pangan adalah tanggung jawab kita bersama. Kami dari Polsubsektor siap mendukung dan memfasilitasi masyarakat dalam mewujudkan kemandirian pangan di tingkat desa," ujarnya Selain sambang, terang IPTU Saparudin Anggota Polsubsektor juga aktif melaksanakan Binluh dengan materi yang disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat setempat. Beberapa topik yang sering diangkat antara lain Pemanfaatan lahan pekarangan, Mengajak masyarakat untuk memanfaatkan lahan kosong di sekitar rumah untuk menanam sayuran atau beternak skala kecil, Penggunaan pupuk organik, Mengedukasi tentang pentingnya penggunaan pupuk organik untuk menjaga kesuburan tanah dan mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia, Pencegahan hama dan penyakit tanaman: Memberikan informasi mengenai cara-cara efektif untuk mencegah dan mengatasi serangan hama dan penyakit pada tanaman dan Mengingatkan masyarakat untuk selalu memperhatikan kebersihan dan keamanan pangan dalam setiap proses produksi dan pengolahan. Ungkapnya Kapolsubsektor menambahkan Dengan sinergi antara Polri dan masyarakat, diharapkan program ketahanan pangan di tingkat desa dapat berjalan sukses dan memberikan kontribusi nyata bagi terciptanya stabilitas ekonomi dan sosial di Wilayah Kabupaten Mesuji. Pungkasnya.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.