*Polres Mesuji Gelar Jumat Curhat dan Bagi Sembako di Desa Gedung Sri Mulyo* Mesuji, Lampung - Jajaran Polres Mesuji kembali menggelar kegiatan Jumat Curhat yang dipadukan dengan aksi sosial pembagian sembako kepada masyarakat kurang mampu. Kali ini, kegiatan tersebut dilaksanakan di Desa Gedung Sri Mulyo, Kecamatan Way Serdang, Kabupaten Mesuji. Kegiatan yang dipimpin langsung oleh Kasat Binmas Polres Mesuji AKP Poniran tersebut bertujuan untuk menjalin silaturahmi yang lebih erat antara Polri dan masyarakat. Melalui Jumat Curhat, warga Desa Gedung Sri Mulyo berkesempatan menyampaikan berbagai keluhan, saran, dan masukan terkait situasi kamtibmas di lingkungan masing masing. Jumat (24/10/25) "Kami sangat senang bisa hadir di tengah-tengah masyarakat Desa Gedung Sri Mulyo. Melalui kegiatan Jumat Curhat ini, kami berharap bisa mendengar langsung apa yang menjadi permasalahan di masyarakat, sehingga kami bisa mencari solusi yang terbaik," Ujar Kasat Binmas AKP Poniran mewakili Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H dalam sambutannya. Selain mendengarkan keluhan warga, Polres Mesuji juga memberikan bantuan berupa 30 paket sembako kepada warga yang membutuhkan berupa Beras 5 Kg, Minyak Goreng 1 Liter, Tepung 1 Kg, dan Gula 1 Kg. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban ekonomi masyarakat yg kurang."Kami berharap bantuan ini bisa bermanfaat bagi bapak dan ibu sekalian. Jangan dilihat dari nilainya, tapi lihatlah dari kepedulian kami sebagai anggota Polri," Imbuh AKP Poniran Kegiatan Jumat Curhat dan pembagian sembako tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat Desa Gedung Sri Mulyo. Warga merasa senang dan terbantu dengan adanya kegiatan yang di gelar oleh Jajaran Polres Mesuji. Mereka berharap kegiatan serupa dapat terus dilakukan secara rutin. "Kami sangat berterima kasih kepada Polres Mesuji atas perhatian dan bantuannya. Semoga Polri semakin dekat dengan masyarakat dan semakin dicintai," Ucap salah seorang warga. Polres Mesuji berkomitmen untuk terus hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberikan pelayanan yang terbaik. Kegiatan Jumat Curhat dan pembagian sembako itu merupakan salah satu wujud nyata dari komitmen Polri. Pungkas Kasat Binmas

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.