*Haru dan Ucapan Syukur, Korban Pencurian Motor Di Mesuji Akhirnya Bisa Bernapas Lega* Mesuji, Lampung - Suasana haru bercampur bahagia terpancar dari wajah Leni Nur Novita Sari, seorang warga Simpang Mesuji, saat menerima kembali sepeda motornya yang sempat dicuri beberapa hari lalu. Akhirnya perasaan was was dan khawatir sirna setelah pihak kepolisian berhasil menangkap pelaku dan mengamankan barang bukti sepeda motor milik korban. "Saya tidak bisa berkata apa-apa lagi selain mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada pihak kepolisian Polres Mesuji, khususnya Polsek Simpang Pematang, yang telah bekerja keras menangkap pelaku dan mengembalikan motor miliknya" ujar Leni dengan mata berkaca-kaca saat ditemui di Mapolsek, Jumat (31/10/2025). Dia menceritakan, sepeda motor tersebut adalah satu-satunya kendaraan yang ia miliki untuk mencari nafkah sehari-hari. "Motor itu sangat berarti bagi saya. Tanpa motor itu, saya bingung bagaimana caranya pergi bekerja," ungkapnya. Kasus pencurian ini bermula ketika sepeda motor miliknya di parkir di sebelah toko tempat dia bekerja, di kawasan Pasar Simpang Pematang, kemudian saat dia bekerja tiba-tiba ada dua pemuda yang berminat mencuri motor miliknya dengan merusak kunci motor dengan menggunakan kunci leter T.Karena melihat motornya akan di curi kemudian Leni meneriakinya sehingga pelaku melarikan diri namun berhasil di tangkap oleh warga yang mengejarnya dibantu oleh Anggota Polsek Simpang Pematang datang yg sedang melaksanakan patroli lalu mengamankan pelaku dari amukan massa. "Alhamdulillah, berkat kerja keras dan kesigapan petugas dan warga pelaku berhasil ditangkap dalam waktu singkat. Saya sangat mengapresiasi kinerja kepolisian yang responsif dan profesional," tutur Leni Kapolres Mesuji AKBP Dr. Muhammad Firdaus S.Ik, M.H melalui Kapolsek Simpang Pematang AKP Dedi Yohanes S.H, M.H, dalam keterangannya menyampaikan bahwa pihaknya akan terus berupaya memberantas segala bentuk kejahatan yang meresahkan masyarakat terutama curanmor. "Kami berkomitmen untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh warga Kabupaten Mesuji," tegasnya. Dengan tertangkapnya pelaku dan kembalinya sepeda motor saudari Leni diharapkan dapat memberikan efek jera bagi pelaku kejahatan lainnya. Selain itu, kejadian ini juga menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati dalam menjaga barang berharga miliknya. Pungkasnya.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.