Press Release Nomor: 691/ IX/ HUM.6.1.1./ 2025/ BidhumasJumat, 12 September 2025*Brimob Polda Lampung Terjunkan Personel Bantu Evakuasi Warga Terdampak Banjir di Lampung Barat*LAMPUNG – Personel Satuan Brimob Polda Lampung yang diperbantukan (BKO) ke Polres Lampung Barat dikerahkan untuk membantu masyarakat yang terdampak banjir dan tanah longsor di Kecamatan Suoh, Jumat (12/9/2025). Kehadiran pasukan ini menjadi bagian dari upaya cepat tanggap Polri dalam mengevakuasi warga serta memberikan pertolongan di tengah bencana.Sejak pagi, tim SAR Brimob melaksanakan apel di bawah pimpinan Kapolsek Bandar Negeri Suoh sebelum bergerak menuju Desa Banding Agung. Dengan peralatan lengkap, personel langsung menyisir lokasi terdampak banjir, mengevakuasi warga, serta memberikan pemeriksaan kesehatan di posko darurat.Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun mengatakan, pengerahan personel Brimob merupakan bentuk nyata kepedulian Polri dalam membantu masyarakat. “Brimob Polda Lampung hadir untuk memastikan warga terdampak banjir mendapatkan bantuan, baik berupa evakuasi maupun layanan kesehatan darurat,” ujarnya.Yuyun menambahkan, seluruh personel dilengkapi perlengkapan SAR darat maupun air agar penanganan bencana berjalan efektif. “Dengan peralatan SAR yang memadai, anggota dapat bekerja lebih cepat dan aman dalam mengevakuasi warga dari lokasi yang sulit dijangkau,” ungkapnya.Selain mengevakuasi warga, tim Brimob juga melaksanakan bakti sosial dengan membagikan bantuan serta memberikan pertolongan medis bagi masyarakat yang terdampak. “Kami ingin masyarakat merasakan kehadiran Polri tidak hanya dalam pengamanan, tetapi juga dalam membantu mereka melewati situasi darurat seperti ini,” tegas Yuyun.Ia memastikan bahwa hingga kini seluruh kegiatan evakuasi berjalan kondusif tanpa adanya korban jiwa. “Alhamdulillah, proses evakuasi berjalan aman dan tidak ada korban jiwa baik dari warga maupun personel di lapangan,” jelasnya.Lebih jauh, Yuyun menegaskan bahwa Polda Lampung terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, TNI, serta aparat pekon untuk mempercepat pemulihan pascabencana. “Kami berkomitmen bersama TNI, pemerintah daerah, dan warga setempat untuk bahu membahu mengatasi dampak banjir agar masyarakat segera pulih dari situasi ini,” tutupnya.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.