Press Release nomer : 679/X/HUM.6.1.1./2025minggu 7 september 2025*Satgas Ops Damai Cartenz Gelar Makan Bersama Warga di Kiwirok Hadirkan Senyum dan Kebahagiaan**Pegunungan Bintang –* Untuk mempererat hubungan antara aparat keamanan dan masyarakat, Satgas Operasi Damai Cartenz menggelar kegiatan makan bersama dengan warga Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, Papua Pegunungan, Sabtu (6/9/2025).Kegiatan yang dipimpin langsung oleh personel Satgas Tindak, yakni Ipda Munawar dan Ipda Pande Made Rama, S.Tr.K., ini berlangsung hangat dan penuh keakraban. Acara ini menjadi wujud nyata pendekatan persuasif aparat di wilayah Papua, dengan menghadirkan momen kebersamaan yang sederhana namun penuh makna.Warga terlihat antusias mengikuti kegiatan tersebut. Tidak hanya orang dewasa, anak-anak pun ikut serta menikmati hidangan dan suasana yang penuh kehangatan. Tawa ceria anak-anak, senyum para ibu, dan canda para bapak menjadi pemandangan yang mencerminkan harapan baru akan perdamaian dan kebersamaan.Kepala Operasi Damai Cartenz, Brigjen Pol. Dr. Faizal Ramadhani, S.Sos., S.I.K., M.H., menegaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bagian dari pendekatan sosial yang membangun rasa saling percaya antara warga dan aparat keamanan.“Kegiatan seperti ini sangat penting dilakukan untuk menjaga silaturahmi antar warga dan aparat keamanan. Ini adalah pendekatan persuasif yang sangat sederhana, namun mampu menghadirkan senyum dan rasa nyaman di tengah masyarakat,” ujar Brigjen Faizal Ramadhani dalam keterangannya.Sementara itu, Wakil Kepala Operasi Damai Cartenz, Kombes Pol. Adarma Sinaga, S.I.K., M.Hum., turut menekankan pentingnya pendekatan humanis dalam setiap langkah dan kegiatan yang dilakukan oleh Satgas.“Kami menekankan pentingnya pendekatan kemanusiaan dalam seluruh kegiatan Satgas Damai Cartenz. Aparat keamanan tidak hanya hadir untuk menjaga stabilitas wilayah, tetapi juga untuk berbagi kasih dan perhatian, terutama kepada masyarakat Papua,” jelas Kombes Adarma Sinaga.Satgas Ops Damai Cartenz berkomitmen untuk terus menghadirkan kegiatan-kegiatan sosial dan kemasyarakatan sebagai bagian dari strategi non-kekerasan dalam mewujudkan keamanan dan kedamaian yang berkelanjutan di Papua. Melalui kegiatan seperti ini, diharapkan akan terbangun kepercayaan yang kuat antara masyarakat dan aparat, serta terciptanya suasana yang harmonis di tengah tantangan yang ada.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.