Press Release Nomor: 655/ VIII/ HUM.6.1.1./2025/BidhumasSabtu , 30 Agustus 2025*Polresta Bandar Lampung dan Ojol Gelar Doa Bersama untuk Affan Kurniawan di Tugu Adipura*Lampung – Polresta Bandar Lampung menyampaikan duka cita mendalam atas meninggalnya Affan Kurniawan, pengemudi ojek online asal Lampung yang menjadi korban dalam aksi ricuh di Jakarta.Kapolresta Bandar Lampung, Kombes Pol Alfred Jacob Tilukay, hadir langsung dalam doa bersama yang digelar komunitas Gaspool (Gabungan Admin Shelter Pengemudi Ojek Online) di Tugu Adipura, Jumat (29/8/2025) malam.“Malam ini teman-teman dari Gaspool menunjukkan simpatinya dengan doa bersama. Meski hujan deras, mereka tetap berada di Tugu Adipura dengan suasana aman, nyaman, dan damai. Kita sama-sama berdoa agar arwah saudara Affan diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujar Kapolresta.Ia menegaskan bahwa kebersamaan ini harus terus dijaga demi menciptakan ketenteraman dan keamanan di Kota Bandar Lampung. “Kondisi damai bukan hanya tanggung jawab kepolisian, tetapi juga kita semua. Harapan kami, apapun aksi yang dilakukan hendaknya membawa kedamaian sehingga perekonomian tetap berjalan,” tambahnya.Kapolresta juga menyampaikan bahwa Polresta Bandar Lampung telah melaksanakan salat gaib di masjid untuk mendoakan almarhum Affan. Selain itu, sekitar 50 personel dikerahkan untuk menjaga situasi tetap kondusif dan mengatur arus lalu lintas saat kegiatan berlangsung.“Saya sangat mengapresiasi aksi doa bersama ini. Para ojol mengekspresikan rasa duka dengan salawat dan doa dalam suasana penuh hikmah serta cinta kasih. Inilah yang kita harapkan, aksi damai yang mencerminkan kedewasaan,” ungkapnya.Sementara itu, Ketua Gaspol Lampung, Miftahul Huda, menegaskan aksi ini adalah bentuk solidaritas sekaligus protes atas kejadian di Jakarta. “Kami mengecam keras oknum aparat yang menabrak rekan kami. Kami menuntut pelaku ditindak tegas dan dihukum seadil-adilnya tanpa pandang bulu. Malam ini kami aksi damai dengan doa bersama untuk almarhum,” ujarnya.Sejumlah pengguna jalan yang melintas di sekitar Tugu Adipura turut memberikan dukungan terhadap kegiatan tersebut. Mereka menilai aksi damai para ojol berlangsung tertib dan tidak mengganggu ketertiban umum.Warga berharap agar seluruh bentuk penyampaian aspirasi tetap dilakukan dengan cara damai tanpa meresahkan masyarakat luas. “Kami tidak ingin kejadian rusuh seperti di daerah lain terjadi di Lampung, karena itu akan merugikan kita semua,” kata seorang warga bernama Yusuf.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.