Press Release Nomor: 622/ VIII/ HUM.6.1.1./2025/BidhumasSenin, 18 Agustus 2025*Operasi Sikat Krakatau 2025 Berhasil Amankan Barang Bukti, Kapolda Lampung : Asset Korban Dikembalikan*Lampung – Polda Lampung gelar konferensi pers hasil Operasi Sikat Krakatau 2025 yang berlangsung selama 14 hari secara serentak di seluruh jajaran. Operasi ini berhasil mengamankan 319 tersangka dari berbagai tindak pidana serta menyita sejumlah barang bukti. Senin(18/8/25)Operasi Sikat Krakatau 2025 jajaran Polda Lampung menunjukkan kinerja maksimal dengan menangkap sebanyak 319 tersangka dari berbagai tindak pidana dan Penyitaan barang bukti, termasuk kendaraan bermotor dan barang berharga lainnya. Pada kesempatan ini, Kapolda Lampung Irjen Pol Helmy Santika secara simbolis menyerahkan hasil ungkap tindak pidana pencurian berupa kendaraan roda 4 dan roda 2 kepada para pemilik nya,Seperti 1 unit mobil pick-up diserahkan kepada Heri Juansah dari Kabupaten Tanggamus, 1 unit sepeda motor Atas nama Erin Cahya Fadillia dari Kota Metro, 1 unit sepeda motor Atas nama Ahmat Saifudin dari Lampung Selatan, 1 unit sepeda motor Atas nama Kisworo dari Pringsewu.“Pengembalian barang bukti ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk memberikan keadilan dan mengembalikan hak korban. Kami akan terus bekerja keras memutus mata rantai kejahatan di Lampung agar Lampung menjadi Provinsi yang aman dan kondusif," tegas Kapolda Lampung.Kombes Pol Yuni Iswandari selaku Kabid Humas Polda Lampung juga menyampaikan,
"Operasi Sikat Krakatau 2025 membuktikan keseriusan Polda Lampung dalam menindak tegas segala bentuk kejahatan. Kami berhasil mengamankan ratusan tersangka dan mengembalikan sejumlah aset korban,”“Ini adalah wujud nyata dari komitmen Polri untuk memberikan rasa aman dan keadilan bagi masyarakat. Kami juga mengimbau masyarakat untuk terus waspada dan melaporkan segala bentuk tindak pidana kepada pihak kepolisian, karena ini tidak lepas pula peran masyarakat yang selalu bersinergi dengan Polri”. Ucap Kabid HumasPara korban yang menerima kembali kendaraannya mengungkapkan rasa syukur dan apresiasi atas kerja keras jajaran Polri khususnya Polda Lampung. "Saya sangat berterima kasih kepada Polres dan Polda Lampung yang telah bekerja keras menangkap pencuri mobil saya dan alhamdulillah mobil saya sudah kembali, sukses selalu Polri untuk melindungi masyarakat," ujar Heri Juansah, salah satu korban pemilik kendaraan.Polda Lampung akan terus meningkatkan operasi penegakan hukum guna menekan angka kriminalitas di wilayah hukum Lampung. Masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dengan memberikan informasi yang bermanfaat untuk mendukung kinerja kepolisian.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.