Press Release Nomor: 615/ VIII/ HUM.6.1.1./2025/BidhumasMinggu, 17 Agustus 2025*Kabid Humas Polda Lampung Jadi Inspektur Upacara HUT RI Ke-80 di SLB Negeri PKK: Kemerdekaan untuk Semua*LAMPUNG - SLB Negeri PKK Provinsi Lampung menggelar upacara bendera memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia, Minggu 17 Agustus 2025, dengan melibatkan anak-anak disabilitas.Upacara berlangsung di Lapangan SLB Negeri PKK Lampung mulai pukul 07.30 WIB. Sebanyak 20 polwan hadir, terdiri atas 10 Polwan Humas Polda Lampung.Sementara 10 polwan lainnya berasal dari berbagai fungsi berbeda di Polda Lampung. Mereka hadir mendukung jalannya upacara sebagai bentuk pengabdian untuk masyarakat.Selain itu, seluruh anggota Humas Polda Lampung bersama 20 polwan juga membagikan sekitar 300 bendera plastik merah putih kepada peserta sebagai simbol semangat kebangsaan.Tercatat 234 anak-anak disabilitas mengikuti upacara, terdiri dari 117 siswa SD, 56 siswa SMP, dan 61 siswa SMA di SLB Negeri PKK.Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari Yuyun dipercaya menjadi inspektur upacara, sebuah amanah yang mencerminkan kemerdekaan sebagai hak semua warga negara.“Kemerdekaan bukan hanya milik sebagian orang, melainkan hak seluruh rakyat Indonesia, termasuk anak-anak disabilitas yang hari ini ikut merayakan perjuangan bangsa,” ujar Yuyun.Ia menambahkan bahwa kehadiran polwan di tengah-tengah anak-anak disabilitas merupakan simbol kebersamaan. “Kami ingin menunjukkan, kemerdekaan adalah kebahagiaan bersama,” katanya.“Semangat perjuangan para pahlawan mengajarkan kita tentang keadilan dan kesetaraan. Hari ini, anak-anak disabilitas juga berhak menikmati makna kemerdekaan sepenuhnya,” ucap Yuyun.Kabid Humas menegaskan bahwa momen HUT ke-80 menjadi pengingat penting. “Tugas kita menjaga kemerdekaan dengan cara merangkul semua, tanpa terkecuali, termasuk generasi disabilitas,” pungkasnya.Upacara diwarnai suasana khidmat dan penuh kebanggaan. Anak-anak disabilitas tampil percaya diri membawa bendera, menyanyikan lagu kebangsaan, dan ikut merasakan makna kemerdekaan.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.