Press Release Nomor: 594/ VIII/ HUM.6.1.1./2025/BidhumasSabtu , 9 Agustus 2025*Polres Pesawaran Gelar Gerakan Pangan Murah, Sediakan 2 Ton Beras Premium dengan Harga di Bawah HET*Pesawaran – Dalam upaya membantu meringankan masyarakat di tengah situasi ekonomi saat ini, Polda Lampung melalui Polres Pesawaran menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) di Aula Polres Pesawaran pada Sabtu(9/8/25).Kegiatan ini menyediakan 2 ton beras premium merk SPHP atau 400 karung beras 5kg dengan harga khusus di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET).Beras yang dijual pada kegiatan ini jauh lebih murah dibandingkan harga pasar. Sebanyak 400 karung beras premium disiapkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Antusiasme masyarakat sekitar Polres Pesawaran terlihat ramai dengan antrean namun tetap tertib mengikuti kegiatan ini.Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Yuni Iswandari dalam kegiatan ini mengatakan, "Gerakan ini merupakan wujud nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, kami berkomitmen untuk terus membantu dan hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam penegakan hukum tetapi juga dalam bentuk aksi sosial seperti ini,”"Ini adalah bagian dari program Polri Untuk Masyarakat yang akan terus kami lakukan secara berkelanjutan di seluruh kabupaten di wilayah hukum Polda Lampung," “Dan besok pagi Minggu 10 Agustus diwilayah Polresta Bandar Lampung tepat nya pada kegiatan Car FreeDay akan dilaksanakan acara serupa yaitu Gerakan Pangan Murah yang menjual beras premium berkualitas.” tambah Kabid HumasSelanjutnya Direktur Kriminal Khusus Polda Lampung Kombes Pol Derry Agung Wijaya menambahkan, "Selain membantu memenuhi kebutuhan pokok, kegiatan ini juga bertujuan untuk memberikan pelayanan bagi masyarakat dalam kebutuhan pangan, Kami akan terus berkoordinasi dengan Bulog dan berbagai pihak untuk menjaga stabilitas harga pangan di masyarakat,”“Kegiatan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan pangan masyarakat.” Ujar Kombes DerryGerakan Pangan Murah ini bekerja sama dengan distributor beras Bulog terpercaya untuk menjamin kualitas produk. Polres Pesawaran juga memberikan prioritas pembelian kepada warga kurang mampu dengan menunjukkan kartu identitas.

Postingan populer dari blog ini

Dana BUMDES Desa Suka Agung Diduga Di Bagi Bagi Oleh Orang Tidak Bertanggung Jawab.IPoN Mesuji : Tahun 2025 Desa Suka Agung melalui Dana Desa beri kucuran dana untuk BUMDES, Badan Usaha Milik Desa berkisar Rp 170 Juta , untuk di kelola meningkatkan dan pengembangan usaha milik Desa demi Kesejahtraan warga Desa, agar Desa memiliki penghasilan dan pendapatan dengan mengelola BUMdes yang berbentuk di salah satu komunditi usaha ayam petelor, akan tetapi usaha yang baru saja didirikan dan belum berhasil dari para pengurus sudah di duga bagi bagi uang BUMdes.Menyoroti hal dugaan bagi-bagi uang BUMdes Desa Suka Agung awak media IpOn mendapat keterangan dari salah satu tokoh masyarakat yang kompeten menjelaskan bahwa di Badan Usaha milik Desa (BUMDES) Desa Suka Agung ada bagi bagi uang BUMdes kepada 4 orang salah satunya bendahara BUMdes, inisial, S, dan inisial H salah satu kasi Desa. serta David yang membagikan uang BUMdes kepada 4 orang tersebut yang awalnya David merupakan pengurus BUMdes juga.Setelah bagi bagi uang BUMdes David yang sebelumnya juga pengurus kini mengundurkan diri dari pengurus hal ini dilakukan setelah membagikan uang yang tidak jelas dari mana sumbernya.Akan tetapi ada salah satu penerima uang dengan inisial D, yang mengembalikan uang langsung kepada ketua BUMDES karna dia tidak tahu asal muasal uang tersebut sehingga uang yang di terima spontan di kembalikan karna takut di kemudian hari bermasalah karna uang tidak jelas asal usulnya.Seperti yang di jelaskan oleh salah satu tokoh masyarakat pada media IpOn Desa memberikan dana untuk BUMDes untuk di jadikan membuka lapangan usaha demi untuk meningkatkan kesejahtraan masyarakat dan agar Desa punya usaha yang bisa memiliki PAD, bukanya uang yang baru saja di berikan untuk BUMdes belum ada hasil sama sekali malah uang di bagi bagikan, dan kalau dari pihak Desa dan BPD tidak segera usut hal ini maka BUMdes tidak akan jadi yang ada malah hancur kalau cara pengelolaan seperti ini.Padahal Desa ingin membangun kembali badan usaha milik Desa untuk bangkait kalau selama ini sudah terpuruk dan tidak berkembang bahkan uang BUMdes tidak berkembang dan tidak ada Ujud. maka untuk tahun 2025 ini Desa anggarkan untuk membangkitkan lagi usaha milik Desa yang bergerak di bidang usaha ayam petelor agar di kelola dengan benar oleh orang yang sudah di beri kepercayaan oleh Desa agar supaya kedepan Desa dapat meningkatkan Kesejahtraan dan meningkatkan penghasilan untuk warga,dan apa bila sudah berhasil bolehlah para pengurus BUMdes di beri insentif,tapi kalau belum belum cara kerja seperti di sebut di atas gimana usaha bisa maju dan mendapat hasil malah bisa hancur bisa kalau cara kerja seperti saat ini.( H)

[17/4 05.27] M Nurhidayat: Oh masalah undangan acara resepsi to hing paen-paen hing diundang Yo tergantung tuan rumah . Kadung hang ISG Komunity kan hang duwe SK teko ISG Pusat kang har dadi hing Ono hang Aran penghianat. Kadung kang Sunyoto hing Ono hun ngetokake SK ISG kang .[17/4 05.31] M Nurhidayat: Kadung ISG Lampung Iku magih tercatat kepengurusan kang Khairil cs walau hing aktif dadi ISG Lampung durung onok SK hang ditokaken periode kepengurusan hang anyar. Ayo Weh kadung gelem ngemong bangkitaken ISG Lampung Monggo kang. Hun mendukung.riko biso konsultasi Ambi kang Sudarmanto .hulung.